Tampilkan postingan dengan label Seputar Marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Marketing. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Maret 2013

Panduan / Tutorial Menggunakan Google Adwords

Seperti yang semua sudah ketahui, tempat nomor 1 untuk melakukan pencarian di dunia internet adalah … Google. Tidak ada yang mengalahkan Google sebagai search engine nomor 1 yang paling akurat.
Kalau ada pertanyaan, apakah Google itu? semua orang akan menjawab, tempat menemukan solusi nomor 1 di internet. Sebagai internet marketer, jawaban kita sedikit berbeda.
Apakah Google itu?
Google adalah tempat mencari calon pembeli nomor 1 di internet. It's a fact that has been proven..
Dengan Google, Anda bisa membuat website Anda ditampilkan apabila seseorang mengetik suatu kata pada kotak searchnya. Apa yang diketik pada kotak search disebut dengan istilah keyword. Anda hanya perlu membayar Google apabila iklan Anda di-klik. Oleh karena itu, cara beriklan seperti ini disebut PPC (Pay Per Click) alias bayar untuk setiap klik.
Nah, bagaimana cara menggunakan Google sebagai media iklan? Berikut adalah langkah2nya

Untuk bisa beriklan di Google, Anda harus mendaftar di Google Adwords. Kalau Anda belum daftar, daftar di sini
=> daftar Google Adwords
Mendaftar di Adwords gratis, akan tetapi untuk dapat menggunakannya Anda harus melakukan pengaktifan dengan kartu kredit seharga $5. Wajib pakai kartu kredit.
Nah, setelah Anda mendaftar, masuklah ke account Google Adwords Anda dan masuklah ke menu campaign summary
Sekedar catatan, untuk yang pertama kali mendaftar, akan otomatis langsung disuruh membuat campaign. Nah urutan langkah2nya mungkin agak sedikit berbeda. Panduan saya ini untuk yang sudah aktif (karena saya kan sudah aktif). Tapi tetap membantu penjelasan kok, hanya urutannya yang agak berbeda sedikit.
panduan google adwords
Kalau sudah, kliklah link keyword targeted di sebelah tulisan create new campaign:
panduan google adwords
Keyword targeted akan memunculkan iklan Anda berdasarkan keyword yang Anda inginkan, sedangkan placement-targeted akan memunculkan iklan Anda pada website yang Anda inginkan. Untuk panduan kali ini, kita akan mencoba keyword-targeted.
Setelah mengklik link keyword-targeted, Anda akan masuk ke halaman setting iklan Anda yang pertama
panduan google adwords
Tuliskan nama campaign Anda pada kolom name your campaign (berikan nama yang jelas untuk membedakan dengan campaign yang lain, misalnya nama website yang diiklankan).
Pada Name your ad group, masukkan kata kunci untuk kumpulan keyword yang akan Anda masukkan nanti. Misalnya kumpulan keyword yang mengandung kata coklat susu, Anda beri nama group, coklat susu. Biasakan mengelompokkan adgroup Anda untuk setiap keyword utama agar mudah dianalisis nantinya.
Untuk language yang digunakan customer Anda, pilihlah bahasa yang digunakan oleh target market Anda. Umumnya adalah English ( saat ini, kebanyakan orang yang suka beli2 barang online itu dari Amrik — orang Indonesia kebanyakan masih suka klak klik iklan kalau penasaran, tapi jarang beli, ya kan? :D )
Halaman berikut adalah memilih target lokasi iklan Anda
panduan google adwords
Pilihlah country and territories untuk memasang iklan pada negara tertentu. Region dan city untuk memasang iklan pada kota tertentu, dan customised untuk menentukan wilayah Anda lebih spesifik lagi misalnya koordinat tertentu dari satelit (wow..).
Lalu klik continue
panduan google adwords
Berikutnya adalah memilih negara yang Anda inginkan iklan Anda muncul. Umumnya sih US saja. Tapi saya baru menemukan trik baru untuk mengetahui negara apa yang paling sering mencari keyword tertentu. Masuklah ke web ini untuk mengetahuinya
http://Google.com/trends
Nah, setelah menentukan lokasi negara yang Anda incar (saya sih tetap ke US, rata2 orang yang suka belanja pakai kartu kredit ada di sana) klik tombol continue.
panduan google adwords
Masukkan teks iklan Anda di sini. Berikut adalah tips2nya:
  • Tuliskan kalimat yang membuat orang penasaran
  • Tuliskan kalimat yang kontroversial
  • Berikan kalimat pertanyaan kalau perlu
  • Tuliskan keyword Anda pada kalimat iklan Anda. Ketika iklan Anda ditampilkan nanti akan di-bold dan terlihat mencolok dibandingkan iklan yang lain
Berikutnya adalah pemilihan keyword
tutorial google adwords
Nah, masukkanlah keyword yang Anda inginkan di sini. Nanti ketika orang mengetikkan keyword tersebut, iklan Anda dijamin muncul. Tips dari saya ialah jangan masukkan banyak keyword hingga ribuan/ratusan.
Google memiliki sistem seperti ini, kalau mereka percaya iklan Anda berkualitas dan sering di-klik orang, maka biaya per-klik Anda dapat murah dengan sendirinya. Nah, dari mana Google melihat bahwa iklan Anda berkualitas atau tidak? Kalau dengan impression yang sedikit iklan Anda banyak diklik, berarti iklan Anda bagus. Nah, kalau keyword Anda ribuan, sudah pasti jumlah peng-klik dan keyword yang Anda incar tidak sebanding. Bisa2 impression jutaan tapi yang mengklik hanya puluhan. Maka kualitas iklan Anda bisa dianggap jelek dan harga jadi mahal.
Tips dari saya ialah, jangan gunakan hanya feeling Anda untuk memilih keyword. Terkadang feeling kita merasakan keyword ini banyak dicari orang, tapi kenyataannya belum tentu seperti itu. Masukkan keyword hanya dari freekeywords.wordtracker.com. Itu juga sudah cukup karena keyword yang ditampilkan di situ sudah pasti dicari banyak orang. Akan tetapi, tidak semuanya berkualitas juga. Nanti akan ada trik untuk mencari yang berkualitasnya.
Kalau sudah, klik continue..
tutorial google adwords
Nah, gambar ini muncul kalau keyword Anda mengandung kata tertentu yang butuh persetujuan dari hukum di Amerika. Tidak usah dipedulikan, klik saja next lagi
Setelah itu, proses pembuatan iklan Anda selesai, akan ditampilkan seperti ini
panduan google adwords
Klik Save Ad Group dan selesailah.
tutorial google adwords
Masih ada konfigurasi yang bisa kita atur, coba Anda pilih campaign (iklan) Anda dan klik edit settings
tutorial google adwords
Ini adalah layar konfigurasi campaign Anda. Di bagian budget, Anda bisa menentukan budget Anda perhari. Dengan demikian, kalau jumlah biaya yang harus dibayar sudah melebihi Rp 10.000, maka iklan Anda tidak akan ditampilkan kembali. Ini sangat penting. Pengelolaan biaya iklan harus menjadi fokus perhatian Anda. Jangan sampai Anda nanti dililit hutang sama Google dan bangkrut seketika!
Keyword bidding hanya untuk menentukan harga standard keyword Anda.
Ad Scheduling untuk menentukan jam berapa iklan Anda ingin ditampilkan. Jadi misalnya Anda berpikir market Anda ini hanya aktif pada malam hari, maka tampilkanlah iklan Anda hanya pada malam hari saja.
Nah, ada pilihan untuk enable position preference. Yang satu ini harus diklik, artinya kita bisa menentukan iklan kita muncul di posisi keberapa. Ini adalah trik yang sangat jitu. Pastikan iklan Anda hanya muncul di halaman pertama, selain itu tidak usah ditampilkan.
Ad Serving, sesuai yang dijelaskan di tulisannya. Saya tidak pernah ubah2 yang ini. Iklan yang muncul dengan teratur sewaktu-waktu akan lebih efektif daripada iklan yang muncul terus. Bayangkan kalau iklan tv yang sama muncul berkali2 dan berurutan seharian, pasti penontonnya kesal.
tutorial google adwords
Nah, ini untuk memilih iklan Anda muncul di mana
Google Search artinya iklan Anda hanya muncul ketika orang melakukan search
Search Network artinya iklan Anda muncul pada partner Google yang lain, misalnya Ask Jeeves (Search engine lain)
Content Network artinya iklan Anda akan muncul di adsense orang lain / halaman website orang lain
Content Bids artinya Anda bisa menentukan harga yang berbeda untuk memasang iklan di content network.
Tips dari saya ialah, Anda harus memilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Kalau website Anda bertipe menjual, maka Anda butuh pembeli, bukan hanya pendatang. Maka tampilkan iklan Anda hanya di search network. Jadi orang yang masuk ke website Anda hanya orang2 yang mencari solusi akan masalahnya.
Tapi kalau website Anda berisi berbagai informasi dan Anda ingin banyak orang datang termasuk yang hanya ingin lihat2, maka letakkan iklan Anda di content network. Karena orang yang mengklik iklan di website orang lain ialah orang yang iseng2 tertarik dengan kalimat iklan Anda. Perlu dicatat, kalau Anda pasang di content network, impressionnya bisa banyak sekali. Ini cocok buat website bertipe adsense (butuh banyak pengunjung yang suka iseng2 klik).
Nah, trik saya yang lain yang cukup jitu ialah menentukan posisi iklan Anda yang akan ditampilkan.
Trik ini hanya berlaku jika Anda mencentang tulisan enable position preference
Masuklah ke campaign Anda, lalu masuklah ke ad group yang Anda inginkan.
Pilihlah tab keywords untuk menampilkan semua keywords Anda
tutorial google adwords
Centanglah semua keywords Anda, lalu pilih edit keyword settings
tutorial google adwords
Nah, apabila Anda sudah mengaktifkan enable position preferece, Akan ada bagian Position Preference. Tentukan hanya 1 sampai 8, karena halaman pertama hanya berisi 8 iklan. Lalu klik gambar kotak kecil di sebelahnya untuk meng-apply aturan ini untuk semua keyword. Kalau sudah klik save changes.
tutorial google adwords
Dengan demikian, iklan Anda hanya akan ditampilkan di halaman pertama. Kalau tidak muncul di halaman pertama, gak usah tampil sekalian.
Kalau Anda benar2 mau serius berinvestasi dalam advertising adwords ini, ada baiknya Anda menggunakan software untuk membantu menemukan keyword yang paling tepat untuk website Anda. Salah satu software yang paling saya rekomendasikan adalah Keyword Elite
Kalau mau belajar secara teori, panduan AdwordsInDetail yang dibuat oleh Robert Hanson sangat membantu. Saat ini beliau sering berbicara di berbagai seminar internet marketing dan menjadi tangan kanan Adam Khoo untuk urusan internet marketing di Indonesia.
Mudah2an tutorial ini dapat menjadi informasi yang berguna untuk Anda semua. Terus belajar dan jangan pernah menyerah!

Sumber: http://ronaldkang.com/diary/panduan-tutorial-menggunakan-google-adwords/

Senin, 25 Februari 2013

Tahap Awal Menggunakan Account Google Adwords

Tahap ini merupakan lanjutan setelah membuat account google adwords (baca cara membuat account google adwords)
Secara garis besar tahapan menggunakan google adwords awal adalah seperti tercantum pada gambar dibawah, yaitu menentukan biaya, membuat iklan, memilih keyword dan memasukan informasi tagihan. Sebelum selesai melakukan semua tahapan tersebut account google adwords belum dapat melakukan fungsinya dengan baik. Tampilan ini akan muncul ketika belum dilakukan setting campaign.
Silahkan klik tombol Create your first campaign untuk melanjutkan.
Google Adwords - Create First Campaign

1. Membuat campaign google adwords


Campaign merupakan data utama dalam pembuatan iklan google adwords, dengan campaign kita dapat menentukan :
  • Setingan campaign seperti nama campaign, lokasi negara target iklan, bahasa iklan, target network iklan seperti desktop search / mobile network search dan biaya iklan.
  • Membuat Iklan & Keyword sesuai kebutuhan
  • Menentukan setingan lainnya seperti otomatisasi iklan, dll.

Campaign bisa dibuat lebih dari satu sesuai kebutuhan dan biaya. Makin banyak campaign makin banyak juga biaya yang harus dikeluarkan.
Yang terpenting dalam mengisi form campaign adalah menentukan budget harian di tab Bidding and Budget. Setelah selesai silahkan lanjutkan dengan menekan tombol Save and Continue.
Google Adwords - Create Campaign

Google Adwords - Create Campaign Budget

2. Membuat iklan/ad dan keywords


Dalam menentukan konten dan keyword iklan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan salah satunya adalah biaya,  makin bagus konten iklan otomatis harga iklannya juga lebih mahal. Konten iklan yang bagus antara lain mudah dimengerti, simple (sedikit kata bisa mewakili seluruh maksud), gunakan kata yang sering orang cari.
Beberapa jenis iklan yang bisa dibuat pada form ini antara lain text ad, image ad, display ad builder dan wap mobile ad.
Contoh pada gambar dibawah adalah pembuatan iklan text. Setelah seluruh komponen iklan seperti headline, description line 1 & 2 dan display URL terisi, bisa dilihat secara otomatis preview-nya disebelah kanan.
Google Adwords - Create Ad

Dalam menentukan keyword, baiknya gunakan keyword yang sering orang cari, makin banyak keyword makin sering iklan muncul, makin bagus keyword biasanya makin mahal juga biayanya.
Setelah keyword selesai ditentukan, selahkan klik tombol Save and Continue to Billing.
Google Adwords - Create Keywords

3. Menentukan billing profile.


Billing profile dimaksud adalah hanya memasukan data nama dan alamat tagihan dan belum terkoneksi dengan account pembayaran seperti account bank atau kartu kredit. Setelah selesai silahkan lanjutkan dengan menekan tombol Continue.
Google Adwords - Set Billing Profile

Selanjutnya adalah menentukan cara pembayaran (How to pay), secara default tampilan yang muncul adalah menuju ke Automatic payments, silahkan ubah ke Manual payment apabila ingin memasukan informasi account kartu kredit belakangan. 
Perlu diketahui apabila sukses memasukan kartu kredit, selama tidak melakukan transaksi, kartu kredit tidak akan dikenakan biaya apapun.
Apabila selesai, silahkan lanjutkan dengan menekan tombol Continue.
Google Adwords - Billing Settings

Google Adwords - TOC
Untuk mempercepat proses, pada gambar diatas conreng saja Yes, i agree to the above Terms and Conditions. Terdapat juga catatan bahwa akan dikenakan biaya aktivasi sebesar Rp. 50.000 pada pembayaran pertama. (Jika melakukan pembayaran pertama)
Setelah tombol Submit and activate my account di klik, tampilan seperti gambar dibawah akan muncul dan menandai berakhirnya tahap awal setting google adwords.
Pada gambar dijelaskan Iklan tidak akan running sebelum melakukan pembayaran pertama, untuk melakukan pembayaran pertama akan ditanya informasi account kartu kredit.
Atau jika mempunya coupon adwords silahkan gunakan coupon tersebut. Artikel dapat dibaca di Cara menggunakan coupon google adwords.

Klik Go to campaign jika ingin memastikan settingan sebelumnya.
Google Adwords - Setup Billing Complete

Sumber: http://www.cspratama.com/artikel-Tahap-awal-menggunakan-account-google-adwords.html

Selasa, 19 Februari 2013

11 Cara Sukses Menggunakan Google Adwords

Anda pemilik produk? Ingin mempromosikan produk Anda ke seluruh Indonesia?
Sudah menggunakan media berbayar seperti google adwords tapi hasil belum maksimal?
Banyak para pelaku bisnis online yang sudah membuang banyak uang untuk beriklan di google adwords tapi tidak menghasilkan apa-apa, mereka malah rugi.

Hal itu disebabkan karena mereka memasang atau menulis iklan di google adwords tanpa mengetahui trik atau caranya yang efektif dan efisien.
Dengan mengetahui beberapa hal yang bisa membawa pengaruh besar terhadap sebuah iklan, maka anda sudah menghemat biaya, waktu dan tenaga.

Berikut ini ada 11 tips sukses yang sudah saya praktekkan sampai hari ini dalam menulis iklan untuk google adwords yang bisa Anda coba :

1. Pilih target yang tepat
Untuk memilih target yang tepat pilih bahasa dan negara dimana iklan tersebut ditayangkan.
Jangan memilih semua bahasa dan negara karena belum tentu produk/jasa yang anda tawarkan tidak diterima/kurang familiar di negara tersebut.

Contoh : Anda jualan resep ayam kampung, targetlah negara Indonesia dengan bahasa Indonesia daripada menjualnya ke luar negeri.
Terkecuali, jika Anda memiliki produk yang telah siap dijual ke luar negeri dan sasaran negara tujuan ekspor Anda adalah misalnya malaysia, brunei maka Anda harus memilih 2 negara tersebut ketika melalukan set up pemilihan negara tujuan pada iklan google adwords.

2. Pemakaian Kata Kunci
Gunakan tanda “[ ]” untuk tiap kata kunci yang kita targetkan ketika memasang iklan di google adwords. Misalnya [movie] [movie online]. Iklan akan tampil untuk pencarian kata kunci yang tertulis di dalam tanda [ ].
Sebaliknya, iklan tidak akan tampil untuk pencarian kata kunci lain selain yang di dalam tanda kurung tersebut.

3. Lakukan tes untuk 2 iklan secara bersamaan
Dalam 1 produk campaign di google adwords, buat 2 iklan yang berbeda yang terkait dengan produk yang Anda jual. Lalu lihat yang mana yang menghasilkan CTR (click through ratio) tinggi.
Lalu ganti iklan yang tidak menghasilkan dengan yang baru. Bisa juga Anda DELET iklan yang tidak menghasilkan CTR yang bagus. Lakukan hal ini sampai mendapat CTR yang tertinggi dan iklan Anda bisa berjalan dengan bagus.

4. Lacak the ROI (return-on-investment) dari tiap iklan
Google adwords melacak CTR dari tiap iklan tapi tidak melacak rasio konversi. Gunakan link trackerk khusus. Pastikan tiap iklan menghasilkan ROI. Atau Anda bisa juga menggunakan tools konversi yang disediakan oleh google adwords pada menu utama.

5. Masukkan kata kunci yang tertarget sesuai dengan produk  yang Anda jual
Masukkan kata kunci yang dibidik di bagian headline dan deskripsi iklan.
Google akan mencetak tebal kata kunci untuk ‘searched keyword’. Ketika orang membaca hasil pencarian, mereka akan melihat kata kunci yang mereka masukkan. Kata kunci yang dicetak tebal membantu menarik perhatian pembaca. Karena itu iklan dengan ‘searched keyword’ biasanya tampil lebih baik dari yang bukan.

6. Masukkan kata-kata yang menarik perhatian
Mulai headline/judul iklan dengan kata yang menarik perhatian. Misalnya, ‘gratis’, ‘baru’, ‘obral’, dan lain-lain. Pastikan menggunakan kata-kata yang tidak melanggar aturan di google adwords

7. Gunakan kata-kata yang membangkitkan emosi/perasaan dan antusiasme
Gunakan kata-kata yang punya kekuatan atau frasa yang mengundang tindakan yang membangkitkan emosi, antusiasme dan respon orang untuk mengklik iklan google adwords milik Anda.
Misalnya : gratis, murah, obral, penawaran khusus, penawaran terbatas, trik, tips, belajar, terakhir, kirim gratis, dan sebagainya. Pastikan frasa tersebut memang sesuai dengan bisnis anda.
Untuk bahan perbandingan, amati iklan google adwords yang sudah ada, dan rasakan bedanya saat membaca berbagai macam iklan tersebut.

8. Jual USP (unique selling proposition)
Apa yang membuat produk atau servis anda lebih baik atau berbeda dari pesaing anda?
Anda harus menyebutkan dalam iklan google adwords. Misalnya: ‘Modem Termurah’, ‘Handphone Terbaru’, “Cara termudah, Resep Nasi Goreng Spesial…’ dan sebagainya sehingga iklan google adwords Anda berbeda dengan pesaing!

9. Tautkan ke halaman yang relevan
SANGAT PENTING!
Jika suatu iklan dibuat untuk produk atau jasa tertentu, ciptakan halaman situs (landing pages situs) dengan informasi yang relevan sesuai dengan apa yang Anda iklankan.
Banyak temen-temen selalu bertanya, “Kok iklannya nggak muncul…kenapa dapat biddingnya mahal, dll.. ?
Jawabannya ya itu, antara iklan, kata kunci/keyword dan isi halaman Landing Page yang anda tuliskan (URL Destinations) HARUS RELEVAN.
Contoh : kata kunci yang Anda tembak misalnya;   “discount baju anak”
Seharusnya iklan Anda juga memuat/memberi penjelasan tt program discount baju anak, dimana halaman arahannya juga harus berisi penjelasan informasi tentang harga discount baju anak yang anda iklankan.
Jangan terbalik, iklannya tentang menawarkan BAJU ANAK MURAH tapi halaman website yang Anda promosikan tidak ada sama sekali penjelasan tentang BAJU ANAK DENGAN HARGA MURAH tsb :)
Mudah-mudahan bisa lebih mengerti ya dalam membuat iklan di google adwords :)

10. Buang atau hindari pemakaian kata-kata umum
Hindari menggunakan kata-kata umum yang tidak penting atau tidak mempunyai kekuatan seperti kata depan ‘sebuah, di, pada dan sebagainya.
Buang kata-kata yang tidak seharusnya ada dalam iklan.
Cantumkan yang berpotensi menimbulkan reaksi untuk bertindak, seperti misalnya “Pesen Sekarang, Khusus Hari Ini Saja…Hanya Tersedia 10 item, dll”

11. Hindari pengunjung yang hanya memburu barang gratisan
Untuk mendapatkan konsumen yang potensial, kita harus menghindari para pemburu barang gratisan.
Hal ini bisa dilakukan dengan menyebutkan harga produk atau jasa di bagian akhir iklan. Ini akan mengurangi CTR, tapi tidak apa-apa karena memang kita tidak menarget pemburu barang gratisan.
Yang harus diingat adalah bahwa iklan itu merupakan serangkaian yang tak ada habisnya. Jadi jangan lupa untuk selalu mengamati dan melacak iklan google adwords yang sedang berjalan. Coba dengan kata kunci dan kalimat yang berbeda beda untuk meningkatkan rasio konversi iklan Anda.

Sumber: http://kayadaribisnisinternet.com/2012/tips-menggunakan-google-adwords.html

Selasa, 11 September 2012

Konsumen Vs Produsen: Menyikapi Keluhan Konsumen, Jika Sang Raja Teluka

 
JAKARTA - Dalam setiap produk yang dikonsumsinya (dalam hal ini kendaraan) setiap pembeli berhak mendapatkan yang terbaik dan selayaknya mendapatkan perlakuan bak raja, oleh Agen Pemegang Merek (APM) selaku pihak penjual.

Banyaknya kejadian protes memprotes atau bahkan hingga gugatan dari konsumen mobil belakangan ini, pastinya jadi sebuah masukan bagi APM untuk memberikan prioritas lebih bagi konsumennya. Tentunya hal ini dapat menghindarkan APM dari tindakan konsumen yang dapat mencoreng nama baik brand-nya.

KOMUNIKASI
“Kami memiliki Customer Satisfaction Quality (CSQ)yang siap menampung segala keluh kesah customer terhadap produk kami, dan tim CSQ terdiri dari lintas engginering, quality control, technical service serta marketing,” papar Amelia Tjandra selaku Marketing Director, PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Ditekankan juga bahwa setiap konsumen berhak mendapatkan informasi sejelas-jelasnya akan produk yang dibelinya, sesuai persyaratan yang telah ditetapkan, agar dapat terhindar dari hal yang tidak di inginkan di kemudian hari.

”Bila terdapat keluhan, segera berikan laporan tertulis kepada Customer Relation kami, dan kami akan segera merespon dan memberikan perbaikan sesuai haknya. Musyawarah merupakan hal yang kami tekankan bila konsumen masih belum merasa puas, sehingga tercapai win-win solution di kedua belah pihak,” ujar Amelia Tjandra meyakinkan.

Hal senada diungkapkan oleh Endro Nugroho selaku 4W Marketing & Dealer Development Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). ”Hal-hal yang tidak diinginkan terkait komplain pelanggan sesungguhnya bisa diredam, jika kita melakukan komunikasi yang efektif sejak awal, terkait produk yang kita jual.”

Konsumen sesungguhnya memiliki saluran untuk menyampaikan keluhannya melalui Customer Relation Officer kami. Dengan melihat keluhan tersebut apakah terkait dengan produk, pelayanan, ataupun promo-promo yang APM berikan.

”Kami memiliki tim yang memang khusus menangani keluhan konsumen, yang terpenting kami beserta staff, juga harus mengedukasi para pelanggan bagaimana cara berkendara serta melakukan perawatan yang benar sesuai buku panduan,” tambah Endro, yang juga mengaku siap menghadapi konsumen ’nakal’ yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Seperti halnya APM lain, PT Toyota Astra Motor juga sudah memperhitungkan dengan matang bila terjadi keluhan dari konsumen.

”Transaksi pembelian mobil bukanlah akhir dari hubungan dengan konsumen, namun jadi titik awal dimulainya customer relation,” diutarakan oleh Rouli Sijabat sebagai PR & CR Manager PT TAM.

Keluhan yang datang bisa bermula dari konsumen ataupun dari unit kendaraan yang digunakan. Dan bermacam keluhan tersebut bisa dirunut pangkalnya.

”Jika terkait dengan hal yang teknis maka tim teknislah yang akan kami libatkan, dan semuanya bisa terukur dengan melihat buku servis. Di dalam buku servis kita bisa melihat dimana letak kesalahannya, apakah dari konsumen yang lalai atau memang produknya yang bermasalah,” ujar Rouli lagi.

Sedangkan PT Mercedes-Benz Distribution akan melakukan crosscheck dan memilah jenis serta macam keluhan. Keluhan bersifat teknis maupun non teknis akan ditangani oleh devisi yang berkompeten menangani keluhan sesuai porsinya. secara garis besar keluhan dapat ditujukan pada dealer maupun customer service dimana pelanggan membeli kendaraan.

“Bagian after sales and service melihat jenis keluhan, bila bersifat ‘khusus’ atau krusial maka pihak APM akan segera meneruskannya ke pihak Jerman ( Daimler AG ) untuk mencari solusinya,” papar Dwi Parileksono Purwanggoro selaku Departement Manager, External Affair & Public Relation Communication Division MDI.

Bila mengarah pada tuntutan hukum, pihak Mercedes-Benz pusat segera memberikan bantuan melalui devisi khusus. Dan pembicaraan musyawarah untuk penyelesaian masalah tetap menjadi prioritas, karena cara ini lebih efektif dan demokratis, sehingga tidak perlu melebar hingga ke pengadilan. Hal ini lebih baik karena menyangkut nama baik kedua belah pihak, sehingga dapat tercapainya win-win solution.

Sementara PT BMW Indonesia merasa tidak hanya sekadar menjual produk mobil premium. “Namun juga memberikan pelayanan premium kepada pelanggan setia kami,” papar Helena Abidin, Director Corporate Communications PT BMW Indonesia. Seluruh jaringan dealer BMW memiliki komitmen melayani pelanggan sebaik mungkin, meskipun terkait adanya permasalahan atau komplain produk.

“Memang tidak sepenuhnya produk kami sempurna, namun semaksimal mungkin kami selalu memberikan jawaban atas keluhan dari konsumen, sehingga konsumen merasa terpuaskan,” tutup Helena secara diplomatis.  (mobil.otomotifnet.com)

Sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/05/04/330485/127/7/Menyikapi-Keluhan-Konsumen-Jika-Sang-Raja-Teluka

Senin, 10 September 2012

Cara Menyikapi Keluhan Pelanggan


Dalam dunia bisnis, adanya keluhan dari pelanggan adalah hal yang kerap dijumpai akibat adanya ketidakpuasan pelanggan dengan jasa atau proses yang telah dilakukan. Sebagai manusia , keluhan inipun sering menjadi beban ketika bekerja dan tidak sedikit yang memandangnya secara negatif. Padahal, kalau mau ditilik lebih lanjut keluhan pelanggan tersebut dapat diolah menjadi energi positif sebagai cambuk untuk menjadi lebih baik lagi.

Tidak sedikit yang mengatakan, seharusnya merasa bersyukur jika mendapatkan keluhan karena berarti pelanggan tersebut masih ingin menjalin kerjasama. Pasalnya tidak sedikit pelanggan yang tidak menyampaikan keluhan apapun, tetapi tiba tiba tidak melanjutkan kerjasama disaat mendatang.

Keluhan yang datangpun sebaiknya diterima dengan baik. Usahakan untuk mendengarkan keluhan pelanggan terlebih dahulu secara menyeluruh dan jangan bersikap defensif  sejak awal karena hal itu justru akan memprburuk keadaan. Apabila hal tersebut memang kesalahan Anda, segeralah minta maaf.

Pelajari pula keluhan dari pelanggan untuk mengetahui letak kesalahan dengan meninjaunya kembali sesuai dengan prosedur atau standar operasional perusahaan. hal ini kerap kali mempermudah mengurai persoalan sehingga bisa langsung diketahui letak kekurangan saat bekerja. Disisi lain, hal inipun dapat menjadi masukan untuk meningkatkan kinerja keseluruhan tim agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Pasyikan pula pelanggan telah mengerti seluruh prosedur kerjasam sejak awal proses utuk meminimalkan terjadinya miskomunikasi.

Berilah jalan keluar yang tepat dengan tetap berorientasi pada kepuasan pelanggan. Jika diperlukan, sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dulu hal ini dengan atasan, baru kemudian bernegosiasi dengan pelanggan hingga menemukan titik tengah.

Agar keluhan dari pelanggan tak berdatangan lagi, apalagi untun keluhan yang sama dan berulang kali,sebaiknya bersikaplah teliti dalam bekerja dan  tetap dalam prosedur yang benar. Dengan demikian, apabila terjadi keluhan, Anda dapat berpayung pada prosedur perusahaan tersebut sehingga masalah yang terjadi bisa lebih cepat diselesaikan.
 
Sumber: http://siphemamahnyaqiral.blogspot.com/2012/04/cara-menyikapi-keluhan-pelanggan.html

Tips Telemarketing Dalam Pemasaran

Tips Telemarketing Dalam Pemasaran Perkembangan teknologi yang semakin hari semakin canggih, secara tidak langsung memudahkan para pelaku usaha maupun pemasar untuk menawarkan produk atau jasa mereka kepada calon konsumennya. Jika dulunya para pemasar maupun pelaku usaha harus bertemu langsung dengan calon pembeli untuk menawarkan sebuah produk atau jasa. Saat ini dengan bantuan berbagai media teknologi, kegiatan pemasaran dapat dilakukan dari jarak jauh, tanpa harus bertemu langsung dengan calon konsumennya. Misalnya saja dengan strategi pemasaran telemarketing.

Menggunakan alat komunikasi jarak jauh (telepon dan fax) sebagai media pemasaran, mungkin sudah sering dijalankan para pelaku bisnis maupun pemasar dalam mendukung pemasaran produknya. Kegiatan inilah yang disebut dengan telemarketing. Kegiatan ini sangat membantu para pemasar maupun pelaku usaha untuk mengenalkan produk atau jasa mereka kepada masyarakat luas dengan waktu yang singkat, dan sekaligus dapat menekan biaya pemasaran.

Nah, bagi Anda yang tertarik mencoba strategi pemasaran telemarketing, berikut kami informasikan tips telemarketing dalam pemasaran:

  • Sebagian pemasar maupun pelaku bisnis mungkin masih banyak yang melakukan telemarketing dengan menggunakan telepon selular (handphone). Oleh karena itu, sebelum melakukan penawaran melalui ponsel, pastikan sinyal dan pulsa handphone Anda penuh. Agar informasi yang disampaikan dapat diterima calon konsumen dengan baik, serta menghindari putusnya komunikasi ketika pulsa Anda habis di tengah pembicaraan.
  • Penguasaan product knowledge (pengetahuan produk) yang cukup baik. Kunci kesuksesan telemarketing dipengaruhi oleh seberapa jauh pengetahuan Anda terhadap produk yang ditawarkan. Minimnya informasi yang Anda sampaikan pada calon konsumen, hanya akan membuat mereka tidak tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Ibarat membeli kucing dalam karung, calon konsumenpun tidak mau tertipu dengan produk yang belum jelas bentuk dan manfaatnya. Karena itu, berikan informasi selengkap-lengkapnya pada calon konsumen Anda. Sehingga mereka tertarik dengan penawaran Anda, dan transaksi jual beli dapat terlaksana.
  • Tawarkan produk atau jasa Anda dengan penuh percaya diri. Pastikan bahwa Anda memiliki keyakinan penuh terhadap apa yang Anda tawarkan kepada calon konsumen Anda. Dengan begitu, mereka tidak meragukan kualitas produk atau jasa yang Anda tawarkan. Dan yakin untuk membeli produk tersebut.
  • Tips Telemarketing Dalam PemasaranMengubah penolakan menjadi peluang. Tidak semua calon konsumen yang Anda hubungi akan menerima tawaran Anda dengan baik. Terkadang ada sebagian dari mereka yang tidak memberikan tanggapan baik bahkan menolak penawaran tersebut. Karenanya seorang telemarketer sebaiknya memiliki pengetahuan dan skill (ketrampilan) berkomunikasi yang baik. Agar dapat menjawab semua pertanyaan calon konsumen dengan efektif, dan meyakinkan mereka yang semula menolak menjadi tertarik dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.
  • Catat semua penawaran yang telah Anda kerjakan. Setelah melalukan telemarketing, hal terpenting yang wajib Anda kerjakan yaitu membuat database dari hasil penawaran yang telah Anda lakukan kepada calon konsumen. Mulai dari nama calon konsumen yang Anda telepon, nomor telepon/handphonenya, alamat lengkap mereka, serta bagaimana hasil akhirnya “deal” or “no deal” (terjadi transaksi, ditolak, salah sambung, dll).

Setelah membahas beberapa tips dalam telemarketing, diharapkan para pembaca maupun pelaku pasar dapat menerapkannya dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin hari semakin ketat. Selamat berjuang dan salam sukses.

Sumber gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtGOmgTuCQRGQZMG3Fb85SOYJgz3vCYe4hHWfbVTeBDt8WVJnLf63DwYmL-1uUF3y7eGVwn2W5Tc5ITftZY9IoXU1UJTah7pxxF1gTKZSzJ2_KBH3tfeH20RVRhRDPigFsnJEG57kmBlr0/s1600/marketing+pulsa.jpg dan http://salestrainingcolorado.com/images/phone_money

Kegagalan dalam Penjualan Produk


ilustrasi penjualan produk 200x150 Kegagalan dalam Penjualan Produk 


Ketika kita menjual sebuah produk di pasaran, sering kita temukan berbagai macam karakter konsumen. Ada konsumen yang cukup konsumtif, sehingga mereka lebih mudah untuk memutuskan membeli sebuah produk. Tetapi ada pula sebagian konsumen yang cukup kritis dan selalu mempertimbangkan banyak hal sebelum akhirnya mereka membeli produk tersebut. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi Anda para pelaku usaha, karena sebagai pemasar Anda dituntut untuk bisa menciptakan strategi penjualan yang menarik bagi semua konsumen. Meskipun para pengusaha sering merencanakan berbagai strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan produknya, namun tak jarang sebagian dari mereka masih mengalami kegagalan dalam proses pelaksanaannya. Kondisi ini tentunya membuat produk yang mereka tawarkan kurang diminati konsumen, dan tenggelam ditengah persaingan pasar. Pastinya ini sangat merugikan para pelaku usaha, mengingat gagalnya penjualan produk sama halnya menutup peluang bagi para pengusaha untuk mendapatkan omset besar setiap bulannya. Lalu, sebenarnya apa saja penyebab kegagalan dalam penjualan produk?
Berikut kami informasikan beberapa faktor yang menyebabkan konsumen tidak membeli produk Anda.

1. Penetapan harga produk yang tidak sesuai
Bisa dipastikan dalam membeli sebuah produk, faktor utama yang menjadi bahan pertimbangan konsumen adalah harga produk tersebut. Oleh sebab itu sesuaikan harga yang diberikan dengan target pasar yang telah Anda tentukan. Jika target pasar Anda rata-rata masyarakat menengah kebawah, maka utamakan untuk memberikan harga yang sedikit miring. Namun, jika sasaran pasar Anda masyarakat menengah keatas maka harga yang Anda tawarkan bisa sedikit lebih mahal, asalkan kualitas produk yang ditawarkan sesuai dengan harga yang diberikan.

2. Penyampaian info produk yang kurang jelas
Penyampaian informasi yang kurang jelas, membuat konsumen tidak tertarik membeli produk Anda. Karena itu sampaikan segala informasi produk Anda dengan jelas, baik info tentang manfaat yang diberikan dari produk tersebut, sampai cara pemakaiannya. Bila perlu cantumkan pula kelebihan dan kelemahan yang dimiliki produk Anda, dengan begitu konsumen tidak takut salah membeli produk.

3. Produk Anda kurang dibutuhkan konsumen
Salah satu faktor yang menjadi keberhasilan penjualan produk adalah besarnya tingkat kebutuhan konsumen akan produk tersebut. Jika produk Anda kurang dibutuhkan konsumen, bisa dipastikan volume penjualannya juga akan sangat kurang. Karena itu, sebelum menjual sebuah produk tentukan terlebih dulu produk yang banyak dibutuhkan oleh target pasar Anda. Hal ini akan mempermudah produk Anda diterima oleh pasar yang Anda bidik.

4. Kepercayaan konsumen yang masih sangat kurang
Sebagai pelaku bisnis baru, tidak mudah bagi Anda untuk membuat konsumen mempercayai produk yang ditawarkan. Oleh karena itu hal pertama yang harus Anda lakukan yaitu mengadakan kegiatan branding untuk mengenalkan produk Anda kepada para konsumen, dan menawarkan sebuah nilai lebih untuk membangun looyalitas para konsumen. Semakin besar keuntungan yang diperoleh konsumen dari produk Anda, maka semakin besar pula kepercayaan konsumen terhadap produk Anda.

5. Kualitas produk yang kurang bagus
Bila produk yang ditawarkan kurang bagus, bisa dipastikan konsumen pun akan enggan membeli produk tersebut. Bagaimanapun juga kualitas produk lebih penting daripada kuantitasnya. Walaupun sebagai pengusaha Anda ingin mendapatkan keuntungan besar, namun jangan pernah mengurangi kualitas produk untuk mendapatkan keuntungan. Karena konsumen saat ini semakin cerdas, dan bisa membedakan mana produk yang benar-benar berkualitas dan mana produk yang tidak berkualitas. Jangan sampai produk Anda tersingkir dari pasaran, karena kualitas yang tidak terjaga.
Sementara, ini dulu  cara pemasaran yang bisa kami informasikan, semoga tulisan kami bisa membantu para pelaku usaha untuk memasarkan produknya dan memberikan manfaat bagi para pembaca pada umumnya. Semoga berhasil dan salam sukses.


Sumber gambar : http://www.dankerizer.com/wp-content/uploads/2011/01/buy-sell-websites.jpg dan http://www.millionairebusinessschool.com.my/wp-content/uploads/2010/08/marketing.jpeg

Tips dan Teknik Negosiasi Dalam Penjualan

gambar negoisasi 300x225 Tips dan Teknik Negosiasi Dalam PenjualanAnda tidak bisa menghindari dari perilaku konsumen masyarakat kita yang sering menawar setiap produk yang Anda jual. Sama juga ketika Anda menjadi pembeli, maka Anda pun akan melakukan hal yang sama seperti orang lain yang menawar produk yang ditawarkan penjualnya. Tidak usah heran, itu manusiawi. Karena hukumnya bahwa setiap pembeli akan meminta harga yang lebih cocok dengan kantongnya.
Bila Anda seorang pengusaha, maka menjual produk yang Anda miliki adalah salah satu keharusan supaya  Anda memilki added value dari modal yang Anda sudah investasikan.  Sebagai penjual maka Anda akan melakukan negosiasi dengan pembelinya. Bagaimana cara menghadapi pembeli yang selalu berkeinginan untuk menawar produk Anda?
Berikut tips praktis yang bisa Anda pakai setiap Anda melakukan transaksi penjualan:

1. Anda harus benar-benar menguasai produk yang Anda jual. Kelebihan dan kekurangaan produk itu bila Anda sudah kuasai dengan baik maka akan memudahkan Anda menggiring apa kemauan dan kemampuan konsumen kepada apa yang Anda kehendaki.
2. Gali potensi dan kebutuhan calon konsumen. Kemudiaan Anda arahkan supaya produk yang Anda tawarkan itu bisa menjadi alternatif membantu memenuhi kebutuhannya.
3. Gunakan selalu tutur kata yang baik dan sopan, body language yang proposional, dan ketulusan Anda mendalam untuk membantu memenuhi kebutuhannya.
4. Yakinkan bahwa produk yang Anda tawarkan itu sangat penting dan sangat berarti bagi konsumen.
5. Jadilah Anda selalu orang yang bisa dipercaya. Anda harus bisa memegang komitmen dengan baik dan menjalankan komitmen itu seperti yang sudah direncanakan.
6. Bila memenuhi kendala atau masalah dalam hal sudah terjadi komitmen dengan pembeli/pelanggan maka Anda harus terus terang dan mempertanggung jawabkan segala resiko yang mungkin akan timbul dengan semestinya.
7. Carilah selalu titik temu yang optimum dalam setiap negosiasi yang Andaa jalankan dengan konsumen Anda, supaya dia puas Anda juga puas.
8. Hindari menjual didasarkan atas belas kasihan pembelinya. Di sini Anda harus mengarahkan pembeli pada satu keputusan membeli secara rasioanal, bukan atas dasar belas kasihan.
9. Selalulah Anda melayani dengan sesempurna mungkin supaya pelanggan akan sangat bergantung dengan Anda. Yang ini harus dilakukan seproposional mungkin.
Poin-poin itu pasti akan sangat bermanfaat dan akan Anda jumpai setiap saat dalam melakukan transaksi penjualan, apa pun produk Anda.
Diolah dari berbagai sumber
Sumber gambar: http://wb7.itrademarket.com/pdimage/39/1446939_salaman.jpg